Memulai usaha baru seringkali kita mengalami kebingungan, apa yang harus dilakukan pertama kali? bagaimana memulainya? dan pertanyaan lain yang seringkali muncul. oleh karena itu berikut adalah langkah-langkah yang dapat anda lakukan saat memulai usaha baru anda, so gausah bingung dan galau ya.

Berikut 10 Jurus Jitu untuk Memulai Usaha Baru Anda:

1. Memilih Nama dan Membuat Logo

Nama dan logo Anda akan diingat selamanya serta memiliki karakter yang akan menunjang keberhasilan bisnis Anda. begini tips untuk anda ,Pilihlah nama yang mudah diingat, sesuai dengan industri Anda Perhatikan apakah nama yang Anda ciptakan sudah ada yang memiliki (terutama di lingkungan sekitar) atau sangat umum karena akan berdampak pada branding Anda Buatlah logo yang sesuai dengan cita-rasa Anda sebagai owner, buatlah agar ia mengandung sebuah cita-cita yang bisa bercerita Citrakanlah ke dalam masyarakat melalui story telling, iklan dan sebagainya.

2. Memilih tempat usaha

Jika usaha Anda tidak pernah didatangi pelanggan, maka lakukan operasional dari rumah (misalnya tempat kos) saja. Untuk alamat, Anda bisa menyewa alamat usaha, baik yang resmi misalnya digital office maupun di tempat teman Anda.Jika Anda harus berada di lokasi tertentu, cari kemungkinan Anda bisa menyewa dengan harga miring seperti lantai 2 pada sebuah ruko.Jika usaha Anda harus di lantai 1, cari kemungkinan Anda bisa melakukan profit sharing dengan pemilik tempat. (Ingat, tekan semua fixed cost, sebarkan resiko dan bandingkanlah setiap pengeluaran dengan profit Anda).

3. Membeli perlengkapan

Jika memungkinkan, beli semua perlengkapan yang second hand. Ada banyak tempat yang menjual meja-kursi dan peralatan kantor yang bekas pakai, atau rak display bekas. Anda cukup klik di internet atau beli koran Pos Kota, atau segera cari tempat sentra barang bekas, Lakukan renovasi kecil seperti memperbaiki bagian-bagian yang rusak, dan lakukan pengecatan agar kembali tampak baru, Jika Anda tidak ahli pertukangan, cari tukang yang mau dibayar harian, Anda beli sendiri bahan-bahannya, (Upah tukang per orang sekitar Rp. 50-70 ribu per hari), Untuk barang-barang elektronik yang harus baru, janganlah membeli premium brand.

Anda cukup membeli kualitas Korea atau produk dalam negeri. Pastikan barang itu bergaransi minimal setahun sehingga Anda aman menggunakannya selama setahun. Untuk barang-barang pecah belah, jika kebutuhan Anda adalah desain dan warna tertentu, lakukanlah hunting pada pasar-pasar yang menjual produk-produk itu dengan harga miring. Jika hanya perlu asal piring atau gelas, Anda bisa mendekati pedagang grosir untuk membeli piring-piring eks display promosi mereka.

4. Pemenuhan terhadap mesin dan alat-alat produksi

Prinsip utama dalam berbisnis adalah, jika bisa sewa sebaiknya tidak usah beli Jika bisa dikerjakan secara outsourcing (misalnya fotocopy), tidak usah sewa apalagi beli. Jika Anda harus menyewa, pastikan semua spare parts dan service sudah termasuk dalam harga sewa (karena bagian inilah yang paling mahal), Cari kemungkinan Anda bisa melakukan cicilan lunak dengan down payment (uang muka) yang rendah jika Anda harus membeli. Pelajari kontraknya jika Anda melakukan wanprestasi, apakah cukup diselesaikan dengan penyitaan mesin atau harus ada tambahan yang lain?

5. Merekrut Pegawai

Bagian agak krusial atau vital, karena Anda harus memilih orang-orang yang akan menggerakkan usaha Anda. Tiga kategori pegawai untuk bisnis baru: Frontliners, Sales, Management

6. Melakukan training persiapan dan uji coba

Ada atau tidak ada pegawai, Anda harus melakukan ujicoba. Jika bisnis Anda adalah rumah makan, maka mengundang teman dan keluarga dekat untuk ‘mencoba’ sebuah situasi ramai amat diperlukan. Jika bisnis Anda adalah usaha dalam jasa laundry, berikan pelayanan pertama kepada mereka dan mintalah pendapat mereka.

Jika Anda memiliki pegawai, latihlah mereka mengerjakan tugas mereka dalam keadaan ramai (under pressure). Misalnya menyajikan makanan dalam waktu cepat. Order yang banyak akan menguji kemampuan mereka memproduksi dalam jangka waktu tertentu. Buatlah simulasi dalam menghadapi situasi yang ekstrem. Lakukanlah pencatatan waktu dan kendala yang dialami untuk didiskusikan dengan mereka. Mungkin mereka punya usulan yang lebih baik.

7. Pilihan Legalitas Usaha, Formal atau Nonformal

Untuk tahap awal saat anda membangun usaha baru, lakukan secara non-formal, karena akan menghemat biaya set-up (contoh: biaya notaris untuk set-up PT memerlukan Rp 8 juta dan untuk pembukaan rekening bank minimal Anda perlu menaruh Rp 1 juta dan sejumlah rupiah tertentu untuk modal di setor yang harus masuk ke rekening bank).

Jika Anda khawatir logo dan brand Anda dijiplak orang lain, daftarkanlah ke Departemen Kehakiman, lakukan sendiri karena biayanya hanya beberapa ratus ribu rupiah (Rp. 1.5 juta jika melalui notaris)

8. Peresmian

Peresmian tempat usaha menjadi sebuah hal penting karena Anda mengundang teman dan kerabat yang akan membantu Anda memasarkan usaha Anda Peresmian dengan tumpengan sederhana dan doa bersama sudah cukup Undang juga tetangga sekitar tempat Anda buka usaha, agar usaha Anda dikenal, didukung dan didoakan oleh orang-orang di sekitar anda.

Sebarkan voucher dan kupon diskon agar mereka bisa menggunakannya sendiri atau memberikannya pada orang lain untuk mencoba usaha Anda, Jika Anda memilih memproduksi brosur, titipkan brosur dalam jumlah tertentu kepada tamu undangan dan minta bantuan mereka untuk menyebarkannya kepada para kenalan. Hal ini efektif karena mereka pasti memuji usaha Anda.

9. Proses Tambahan : Websites dan seragam

Membuat website untuk beberapa bidang industri adalah mutlak, seperti pada industri toples cantik, jaket kulit atau makanan ringan, bahkan rumah makan. Lakukanlah secara gratis, cari websites yang memberikan Anda kemudahan ini seperti: blogspot, wordpress, weebly, multiply, atau bahkan facebook. Untuk beberapa bidang seperti rumah makan, jasa Event Organizer maka diperlukan pakaian seragam petugas untuk mengangkat citra Anda. Carilah cara untuk menghemat, misalnya dengan sponsorship dari para supplier Anda

10. Belajar dari Common Mistakes

Pengalaman adalah Guru yang paling baik. Hal-hal yang perlu diperhatikan : Membuat usaha bisnis secara legal di tahap awal atau terburuburu pada bulan-bulan pertama, mengikat hubungan hukum tanpa mengalami kerjasama sebelumnya, Tidak melakukan riset mendalam terhadap persaingan dan kekuatan internal (SWOT analysis), Menghabiskan terlalu banyak dana untuk membeli peralatan dan renovasi, termasuk sewa tempat, salah memilih lokasi Membayar upah tenaga kerja lebih mahal dari pesaing, Menggunakan tenaga kerja yang level-nya lebih tinggi dari pesaing.

Cara terbaik mempelajari common mistakes adalah berinteraksi langsung dengan pelaku usaha yang pernah mengalaminya. Pelajarilah kiat-kiat mereka untuk bangkit dari kesalahan dan untuk memperbaiki kesalahan itu.

Hal Yang Tidak Boleh Anda Lupakan

Ketika bisnis anda sudah berjalan, dan transaksi semakin banyak maka jangan pernah Anda melupakan masalah pembukuan usaha. Hal ini penting, untuk mengetahui berapa laba yang Anda peroleh selama usaha Anda berjalan. Jika Anda sudah memiliki bisnis, maka Anda pun harus memakai software pembukuan juga. Seperti software pembukuan Accurate yang bisa Anda gunakan untuk mencatat segala pembukuan bisnis, hingga menghasilkan laporan keuangan bisnis Anda. saat ini juga tersedia versi online nya. Jika ingin informasi lebih lanjut atau beli Accurate, langsung aja cek dibawah ini.